Tuesday, June 28, 2011

Aroma Parfum Lebih Berbahaya Dibanding Asap Rokok !!!


Parfum Spray

Seperti yang kita ketahui, dan mungkin banyak dari kita semua yang

 menyukai aroma parfum
 yang biasanya untuk menyegarkan wangi dari pakaian yang 
kita gunakan, 
ternyata aroma dari parfum itu berbahaya!

Terdapat 500 lebih bahan kimia yang bisa meracuni tubuh menjadi bahan

 dasar parfum. 
Saat ini, sejumlah kantor, klub kesehatan, studio yoga, dan tempat umum 

dibuat peraturan harus
 bebas wewangian.
 Tidak hanya asap rokok, ternyata tempat-tempat ini juga melarang orang
 yang masuk 
memakaparfum dan wewangian lainnya. Pasalnya, dari hasil penelitian, 
parfum pun dapat 
menciptakan 
polusi 
udara, atau populer dikenal sebagai 'polusi parfum' !!!!

Dari hasil penelitian tersebut, tidak sedikit orang yang menderita asma, 

gangguan perpanasan
 lainnya,
 penyakit lingkungan, atau kelelahan berlebihan yang disebabkan terpapar 
wewangian parfum
 yang bertahan di udara meski telah lama disemprotkan. 

Riset menurut ahli gizi holistik dan naturopati, Michelle Schoffro Cook:
 
mengatakan terdapat 500 lebih bahan kimia berbahaya yang menjadi bahan

 dasar pembuatan
 wewangian di parfum. Kebanyakan berasal dari bahan kimia sintetis yang 
diperoleh dari bahan
 petrokimia, dan telah terbukti mengandung neurotoxin (racun yang bisa 
merusak pembuluh darah 
atau syaraf otak). Dan, terdapat juga kandungan karsinogen (bahan yang 
dianggap sebagai penyebab
 kanker).

Penelitian ini amat mengejutkan. Bagaimana tidak? Hampir semua wanita,

 bahkan pria
 mengenakan 
parfum. Siapa sangka, banyak bahan kimia yang terkandung dalam 
parfum atau wewangian 
lain yang
 tak kalah berbahaya dibandingkan bahaya asap rokok. 

Jika Anda bisa mencium aroma parfum, itu karena bahan molekul 

sintesis yang beracun dari
 parfum
 masuk lewat saluran pernapasan, yang langsung memberikan jalan
 menuju otak. Yang juga 
berbahaya, meskipun tidak mencium aromanya, Anda tetap menghirup
 bahan kimia dari 
paparan
 parfum. 

Karena itu, otak atau organ tubuh paling vital ini bisa terganggu akibat 

aroma parfum ini
. Sebenarnya, 
otak dilindungi oleh mekanisme yang tak bisa ditembus zat berbahaya.
 Sayangnya, 
hal ini tidak 
sepenuhnya bisa melindungi otak. Penelitian baru-baru ini menunjukkan
 system ini 
dapat membiarkan
 sejumlah racun lingkungan, termasuk yang terkandung dalam parfum 
yang dapat
 masuk ke otak. 

Dan, jika sudah masuk ke dalam otak, beberapa racun baru bisa 

dihilangkan dalam waktu
 lama dan dengan pengobatan intensif. Kerusakan otak bisa berupa
 peradangan
 dan munculnya plak otak. Keduanya merupakan gangguan paling 
berbahaya pada otak. 


Beberapa bahan kimia yang biasa terkandung dalam parfum:

antara lain ethanol, benzaldehyde, benzyl acetate, a-pinene, acetone, 
benzyl alcohol, ethyl acetate, linalool, a-terpinene, methylene chloride, 
a-terpineol, camphor, dan 
limonene. Memang, sebagian dari bahan ini memang tidak berbahaya 
bagi tubuh. Tapi, sebagian
 lagi bisa menyebabkan otot tubuh tegang, lebih mudah marah, asma,
 sakit persendian, kelelahan,
 tenggorokan gatal, sakit kepala, batuk, dan iritasi kulit. 

Jadi, aroma parfum atau wewangian tubuh lainnya yang dianggap bisa 

membuat pemakainya 
lebih atraktif,
 ternyata juga bisa mengganggu kesehatan. Setidaknya, untuk 
menyeimbangkan racun yang
 masuk ke
 dalam tubuh, sebaiknya Anda lindungi tubuh dengan asupan makanan
 yang mengandung antioksidan
 tinggi, seperti buah-buahan dan sayuran. 


sumber


Cek TKPnya : http://menujuhijau.blogspot.com/2011/06/aroma-parfum-lebih-berbahaya-dibanding.html#ixzz1OZvKLBmj

No comments:

Post a Comment